SINKCRUN

sports clubs and traveling

Laman

  • Beranda
  • Profil
  • Koleksi Foto
  • Sang Maestro

Kamis, 02 Agustus 2012

SIDANG ITSBAT: "Ternyata Pemerintah Salah"

oleh : Agung Sujatmiko

dakwatuna.com – Negara kita memang belum bisa disebut dengan Negara Islam. Tapi setidaknya ini jauh lebih baik ketimbang kita tidak punya Negara. Iya kan? Belum lagi ditambah dengan kebijakan pemerintah yang jelas-jelas sudah banyak memberikan manfaatnya buat Islam. Pesantren tumbuh di mana-mana, kebebasan untuk menjalankan ritual ibadah agama Islam juga dilindungi oleh Negara, partai-partai Islam diberi ruang yang besar untuk tumbuh dan berjuang, ormas-ormas Islam juga sangat dihargai, jilbab sudah menjamur di mana-mana, dan sederet kebaikan lainnya yang sudah Negara ini berikan kepada Islam.
Alhamdulillah, semua itu sudah lama hadir bersama kita. Untuk itu adakah yang salah jika muslim di Indonesia ini hormat dan taat kepada pemimpin-pemimpin kita yang ada di Negara ini? Terutama ketika mereka semua sudah berusaha berjalan di atas kebenaran. Lain halnya jika mereka “dengan sengaja” ingin merusak umat ini.

Sidang Itsbat
Hampir setiap tahun kita mendengar kata sidang itsbat, mungkin semua kita sudah paham dengan maksud dari kata itu. Sidang untuk menetapkan. Iya, itu dia maksudnya. Secara umum ia berguna untuk menetapkan kapan kita puasa, dan kapan kita lebaran.
Mereka sidang, rapat, musyawarah. Setelah sebelumnya disebar petugas-petugas yang profesional bekerja untuk melihat hilal (bulan), sebagai standar waktu peribadatan dalam agama Islam.
Dan mereka yang bertugas bukanlah orang yang awam seperti kita ini. Mereka orang-orang pilihan, punya banyak ilmu tentang perbintangan (falaq), ditambah dengan ulama’-ulama’ yang paham ilmu syariah.

Melihat Bulan dan Tidak Melihat Bulan
Jika kita mau jujur, sebenarnya semua ulama sepakat bahwa penentuan Ramadhan dengan melihat bulan, bukan dengan keberadaan bulan. Jika standarnya keberadaan bulan, toh selama ini dan kapan pun bulan sudah pasti ada. Cuma masalahnya terlihat atau tertutup oleh awan.
Jika terlihat bulan baru, maka kita puasa, maka kita juga lebaran. Namun jika bulan tidak terlihat (walaupun keberadaannya ada), maka baru kita berpindah ke metode lain. Menggenapkan hitungan bulan atau dengan menggunakan ilmu hisab.
Inilah pemaknaan hadits nabi berikut:
صُومُوا لِرُؤْيَتِهِ وَأَفْطِرُوا لِرُؤْيَتِهِ فَإِنْ غُمَّ عَلَيْكُم فَاقْدُرُوا لَهُ
“Puasalah dengan melihat bulan dan berfithr (berlebaran) dengan melihat bulan, bila tidak nampak olehmu, maka kadarkanlah”. (HR. Bukhari dan Muslim)
صُومُوا لِرُؤْيَتِهِ وَأَفْطِرُوا لِرُؤْيَتِهِ فَإِنْ حَال بَيْنَكُمْ وَبَيْنَهُ سَحَابَةٌ  فَأَكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلاَ تَسْتَقْبِلُوا الشَّهْرَ اسْتِقْبَالاً
Berpuasalah kamu dengan melihat hilal dan berbukalah kamu dengan melihatnya juga. Tetapi bila ada awan yang menghalangi, maka genapkanlah hitungan dan janganlah menyambut bulan baru. (HR. An-Nasa’i dan Al-Hakim)
Dan kesemuanya itu sudah dilakukan secara benar oleh pemerintah kita. Usaha ini dinamakan dengan proses ijtihad. Jika hasil keputusan yang diambil sudah sesuai dengan aturan-aturannya, maka apapun hasilnya, itulah yang terbaik.

Pemegang Keputusan
Tidak diragukan bahwa otoritas keputusan itu dipegang oleh pemimpin yang berkuasa, dulunya saja penetapan awal Ramadhan ini juga dipegang oleh Rasul SAW, tidak ada satu pun sahabat yang berani untuk meneriakkan tentang awal Ramadhan.
Jika di antara sahabat ada yang melihat bulan, maka berita ini mereka sampaikan kepada Rasul SAW, dan biasanya Rasul SAW akan memperjelas kabar ini, jika memang yakin kebenarannya, maka akan keluar surat perintah dari Rasul agar masyarakat diberi tahu bahwa besok sudah mulai puasa.
Keputusan yang kita serahkan kepada “pemegang keputusan” ini dimaksudkan agar masyarakat yang banyak ini tidak disibukkan dan dibingungkan dengan perkara ini.
Untuk itulah Rasul SAW bersabda dalam kaitan ini dengan:
الصَّوْمُ يَوْمَ تَصُوْمُوْنَ وَالْفِطْرُ يَوْمَ تُفْطِرُوْنَ وَاْلأَضْحَى يَوْمَ تُضَحُّوْنَ
Hari puasa adalah hari di mana semua kalian berpuasa. Hari berbuka adalah hari di mana semua kalian berbuka (maksudnya berlebaran). Dan hari Adha adalah hari di mana semua kalian beridul-Adha. (HR. At-Tirmidzi)
Hadits ini memberikan penjelasan kepada kita bahwa perilaku melawan arus orang banyak itu bukan sesuatu yang terpuji, terkhusus untuk masalah puasa dan lebaran.  Jadi tidak boleh puasa sendirian di saat masyarakat lainnya belum berpuasa, pun begitu sebaliknya jangan berlebaran sendirian di saat yang lain belum lebaran.
Namun ada hal menarik di negeri kita ini, justru perbedaan itu yang dicari dan dikejar, sehingga ‘mungkin’ ada rasa kebahagiaan dan bangga di dalam hatinya jika berbeda dengan masyarakat pada umumnya. Ya, walaupun sah-sah saja berbeda, namun dalam beberapa hal ada baiknya kita bersama.

Ternyata Pemerintah Salah
Anggap saja setelah semua keputusan selesai diambil, dan ternyata pemerintah salah, maka pemerintah tetap benar. Karena ijtihad yang dilakukan oleh pemimpin, ketika itu sudah melalui prosesnya yang benar, tidak kata dosa di sana. Justru yang adalah pahala.
“Jika seorang pemimpin itu berijtihad, lalu hasil ijtihadnya benar, maka dia mendapatkan dua kebaikan. Namun jika ternyata hasil ijtihadnya salah, maka dia mendapat satu kebaikan” begitu Rasul SAW pernah memberikan penekanan terhadap hal penerimaan hasil ijtihad pemimpin, jika sudah dilakukan dengan prosesnya yang benar.
Ada ungkapan menarik yang dulu pernah dilontarkan oleh Ulama besar kita, beliau adalah salah satu Imam Mazhab, Imam Ahmad bin Hanbal. Beliau pernah berpesan untuk kita semua dengan ungkapan: “Seseorang itu hendaknya berpuasa bersama penguasa dan jamaah mayoritas umat Islam, baik ketika cuaca cerah maupun mendung”. Pesan yang sangat bagus sekali, yang bisa menjadi pemersatu umat ini.
Wallahu A’lam Bisshowab.

Sumber: http://www.dakwatuna.com/2012/07/21733/sidang-itsbat-ternyata-pemerintah-salah/#ixzz22R9hRuvy
Diposting oleh SINKCRUN di 17.10
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)
Copyright: Blog Trik dan Tips - http://blogtrikdantips.blogspot.com/2012/03/cara-pasang-lagu-di-blog.html#ixzz2CjxaqOAp Tolong sertakan link ini jika mengkopi artikel diatas. Terima kasih

KATA BIJAK

"Kita tidak akan pernah disebut bodoh ketika kita masih menyadari diri kita bodoh, sebaliknya, kita akan menjadi orang yang benar-benar bodoh ”persis” di titik pada saat kita merasa diri kita bukan orang bodoh". (catatan: saya menulis artikel bukan karena saya merasa bukan orang bodoh, tetapi justru karena saya merasa diri saya masih bodoh :) bagi saya menulis adalah bagian dari pembelajaran).

Dari Haritsa bin Wahab: Aku mendengar Rasulullah berkata, “Keluarkanlah sedekah sebab akan datang suatu masa dalam hidup manusia dimana ketika seseorang keluar dengan sedekahnya dari satu tempat ke tempat lain tetapi ia tidak menemukan seorang pun untuk menerimanya.”

Dari Abu Dzarr r.a. berkata, "Rasullulah SAW berkata kepadaku, "Janganlah sekali-kali engkau meremehkan suatu perbuatan baik walaupun hanya menyambut saudaramu dengan muka yang manis" (HR. Muslim)

Dari Abu Hurairah r.a. dari Nabi SAW, Beliau bersabda,"Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia selalu berkata baik atau hendaklah ia diam" (HR. Bukhari-Muslim)

Dari Hudzaifah r.a. berkata, Rasullulah SAW bersabda," Orang yang suka mengadu domba tidak akan masuk surga" (HR Bukhari Muslim)

Dari Ibnu Umar r.a. berkata, Nabi SAW bersabda, "Sejahat-jahatnya dusta adalah bila seseorang mengaku kedua matanya melihat apa yang tidak dilihatnya" (HR Bukhari-Muslim)

Dari Abu Hurairah r.a. bahwasannya Nabi SAW bersabda, "Jauhilah oleh semua sifat dengki/iri hati itu, karena sesungguhnya sifat dengki itu bisa menghabiskan amal-amal kebaikan sebagaimana apai menghabiskan kayu bakar " (HR Abu Dawud)

Orang yang bakhil itu tidak akan terlepas daripada salah satu daripada 4 sifat yang membinasakan iaitu: Ia akan mati dan hartanya akan diambil oleh warisnya, lalu dibelanjakan bukan pada tempatnya atau; hartanya akan diambil secara paksa oleh penguasa yang zalim atau; hartanya menjadi rebutan orang-orang jahat dan akan dipergunakan untuk kejahatan pula atau; adakalanya harta itu akan dicuri dan dipergunakan secara berfoya-foya pada jalan yang tidak berguna (Sayidina Abu Bakar)

Jika tidak karena takut dihisab, sesungguhnya aku akan perintahkan membawa seekor kambing, kemudian dipanggang untuk kami di depan pembakar roti. (Sayidina Umar bin Khattab)

Barangsiapa takut kepada Allah SWT nescaya tidak akan dapat dilihat kemarahannya. Dan barangsiapa takut pada Allah, tidak sia-sia apa yang dia kehendaki. (Sayidina Umar bin Khattab)

Wahai Tuhan, janganlah Engkau jadikan kebinasaan umat Muhammad SAW di atas tanganku. Wahai Tuhanku, umurku telah lanjut dan kekuatanku telah lemah. Maka genggamkan (matikan) aku untukMu bukan untuk manusia. (Sayidina Umar bin Khattab)

-Orang yang banyak ketawa itu kurang wibawanya -Orang yang suka menghina orang lain, dia juga akan dihina -Orang yang menyintai akhirat, dunia pasti menyertainya -Barangsiapa menjaga kehormatan orang lain, pasti kehormatan dirinya akan terjaga (Sayidina Umar bin Khattab)

Cukuplah bila aku merasa mulia karena Engkau sebagai Tuhan bagiku dan cukuplah bila aku bangga bahawa aku menjadi hamba bagiMu. Engkau bagiku sebagaimana yang aku cintai, maka berilah aku taufik sebagaimana yang Engkau cintai. (Sayidina Ali Karamallahu Wajhah)

Hendaklah kamu lebih memperhatikan tentang bagaimana amalan itu diterima daripada banyak beramal, kerana sesungguhnya terlalu sedikit amalan yang disertai takwa. Bagaimanakah amalan itu hendak diterima? (Sayidina Ali Karamallahu Wajhah)

Janganlah seseorang hamba itu mengharap selain kepada Tuhannya dan janganlah dia takut selain kepada dosanya. (Sayidina Ali Karamallahu Wajhah)

Tidak ada kebaikan ibadah yang tidak ada ilmunya dan tidak ada kebaikan ilmu yang tidak difahami dan tidak ada kebaikan bacaan kalau tidak ada perhatian untuknya. (Sayidina Ali Karamallahu Wajhah)

Takutlah kamu akan perbuatan dosa di saat sendirian, di saat inilah saksimu adalah juga hakimmu. (Khalifah 'Ali)

-Tiada solat yang sempurna tanpa jiwa yang khusyu' -Tiada puasa yang sempurna tanpa mencegah diri daripada perbuatan yang sia-sia -Tiada kebaikan bagi pembaca al-Qur'an tanpa mengambil pangajaran daripadanya -Tiada kebaikan bagi orang yang berilmu tanpa memiliki sifat wara' -Tiada kebaikan mengambil teman tanpa saling sayang-menyayangi -Nikmat yang paling baik ialah nikmat yang kekal dimiliki -Doa yang paling sempurna ialah doa yang dilandasi keikhlasan -Barangsiapa yang banyak bicara, maka banyak pula salahnya, siapa yang banyak salahnya, maka hilanglah harga dirinya, siapa yang hilang harga dirinya, bererti dia tidak wara', sedang orang yang tidak wara' itu bererti hatinya mati (Sayidina Ali Karamallahu Wajhah)

Dia berkata kepada para sahabat,"Sesungguhnya aku telah mengatur urusan kamu, tetapi aku bukanlah org yg paling baik di kalangan kamu maka berilah pertolongan kepadaku. Kalau aku bertindak lurus maka ikutilah aku tetapi kalau aku menyeleweng maka betulkan aku!" (Sayidina Abu Bakar)

Blog Tetangga

  • Five.Net
    Logo Baru dan Bulan Promo
    14 tahun yang lalu
  • agungsujatmiko
    LPI Perjuangkan Irfan & Kim Masuk Timnas
    15 tahun yang lalu

Pengikut

Arsip Blog

  • ►  2015 (1)
    • ►  Desember (1)
  • ▼  2012 (3)
    • ▼  Agustus (2)
      • BUKA PUASA BERSAMA ANAK YATIM
      • SIDANG ITSBAT: "Ternyata Pemerintah Salah"
    • ►  Februari (1)
  • ►  2011 (8)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (1)
    • ►  Januari (3)

Entri Populer

  • (tanpa judul)
    Kawan-kawan Sinkcrun mao tur lagi nih, sekitar bulan juli 2011. kalo yang mao ikut daftarkan diri segera ya....
  • SALAM RIMBA INDONESIA
    SIFAT ASLI MANUSIA PENDAKI   Sifat asli manusia pendaki akan mudah dikenali saat mendaki tingginya gunung. Apabila pendakian gunu...
  • Touring Perdana Jaket Club Sinkcrun
                                                                    Setelah sukses dalam pembuatan jaketnya yang pertama, club ini sukses p...

Kontributor

  • SINKCRUN
  • SiNkcRun

SINKCRUN MEMBER

    • Agung Z Micko
      Jakarta, Indonesia
    • Subhan Ambari
      SMK bina dharma dki
    • Van Thomvel
      SD Negeri 01 Rawasari
    • Denny Atmajaya
    • Eka Affrika
      BSI ( BINA SARANA INFORMATIKA )
    • Ilma Gates
      Pancasila university
    • Yas Fadil Umar
      Creative Designer di Tika Utama Adv
    • Yayan Andianto
    • -Agus Rws-
    • Anto Baret
      Bekerja di PT. Nganggur maju motor
    • Putra Rahmatullah
      Team Leader di Coffee In J
    • Muhammad Anwar
    • Donke Nasrah
      FT UMJ
    • Muhammad Alfath
    • Fajar Masih Disini
      Bekerja di Robinson Export & Import
    • Idhon Deffy Romdhoni
      Anggota di PT.Bina Cakra Persada
    • Agus Wibawa Masemase
      Solo, Indonesia
    • Rachmathidayat Aslah
    • Agung Febyan
      Sma13 jakarta
    • Achunk Okz
    • Virgo Ncek
      Jakarta, Indonesia
    • Disini Fajar
      Admin di Robinson Export & Import
    • Poenya Memell
      SMKN 14 Jakarta Pusat
    • Ugie Likemomo
      Bekerja di PT. Faveo Entertainment
    • Yoggi Rachmana Hamdani
      Jakarta, Indonesia
    • Thinie Love
      Bina Sarana Informatika
    • Reza Seftiansyah
      SENIOR HIGH SCHOOL OF TOURISM
    • Pickmon Ndutz
      Jakarta, Indonesia
    • Bachtiar Ibrahim
      Staff Adm di Kantor Notaris dan PPAT
    • Memo BiLi
      Jakarta, Indonesia
    • Chaerul Rizky Aslah
    • Susilo Mahargyo
      Taman Siswa
    • Muson Fadhilah
      Stm 8 cp
    • Rhiena Romdhoni Idhon
      Jakarta, Indonesia
    • Fajar Wicaksono
    • Pachi Pachinkho
    • Leelix Ecko Supriyanto
      Bekerja di PT. Bank Danamon Indonesia, Tbk
    • Yannkhaizan Muhammad
      Smk satya bakti 1
    • Fandi Maulana
      STEI Indonesia
    • Muhammad Nur Azi Baiin
      Sma negri ragunan
    • Moh Edi Mutaqien
      Bina Sarana Informatika Jakarta
    • Muhammad Khaidhir
      Bekerja di PT. Artha Arsa Group
    • Ppandii Rhamadand
      Jakarta, Indonesia
    • Fandi Luigano
      STEI Rawamangun
    • Frista Rahmatullah Riris
      Jakarta, Indonesia
    • Arief Gerihaw Pamungkaz
      Jakarta, Indonesia
    • Ir Rengganis
    • Ayunk Qupak
    • Syndi Natalia Butar-butar
      National University of Jakarta
    • Saiful Nugraha Bennita
      SMA Negeri 13 Tangerang
    • Hendro Santoso
    • Hans Sinata
      STEI Jakarta
    • Taufan Akbar Ardiansyah
    • Sigit Purnomo Sudirjo
      Kurir di Pt lelang
    • Rhiena Romdhoni Idhon
      Smk rahayu mulyo

Adventure

Adventure
--Minal Aidin Walfaidzin - mohon maaf lahir dan batin "Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1433 H" (http://sinkcrun.blogspot.com/)--
www.sinkcrun.blogspot.com. Tema Kelembutan. Diberdayakan oleh Blogger.

Menurut teman-teman kapan enaknya kita ngadain touring lagi?