SINKCRUN

sports clubs and traveling

Laman

  • Beranda
  • Profil
  • Koleksi Foto
  • Sang Maestro

Rabu, 19 Oktober 2011

SALAM RIMBA INDONESIA


SIFAT ASLI MANUSIA PENDAKI 

 Sifat asli manusia pendaki akan mudah dikenali saat mendaki tingginya gunung. Apabila pendakian gunung, kegiatan alam bebas selama ini di pandang oleh sebagian orang sebagai kegiatan tidak berguna, tetapi tetap ada sisi positif dalam kegiatan tersebut, yakni pembentukan karakter manusia pendakinya. Karena karakter atau sifat asli manusia pendaki akan mudah terbaca.

Kegiatan pendakian gunung sejatinya adalah kegiatan yang sangat positif. Tentunya jika dilakukan dengan benar dan tepat. Berikut kita akan membahas pembentukan karakter melalui pendakian gunung yang mungkin pernah kita rasakan akan tetapi belum diresapi.

Sisi positif yang pertama adalah, mendaki gunung merupakan kegiatan yang menyehatkan. Rasakan saat di tengah alam bebas, kita bisa hingga dalam menghirup udara dan itu akan melancarkan peredaran darah kita. Tiada ragu kita menghela nafas, karena udara disana masih terjaga, tanpa limbah apapun.

Kemudian, dalam pendakian, kita akan mudah melihat karakter atau sifat asli dari kita sendiri atau kawan pendaki. Di tengah beratnya beban yang di panggul, di tengah lelahnya tubuh, maka akan muncul sikap egois, putus asa, apatis, mau menang sendiri, manja, mengeluh, menyesal seolah semuanya jadi satu. Disinilah letak pembentukan karakter tersebut. Setelah menyadari karakter itu muncul ke permukaan maka yang kita lakukan adalah mengendalikannya. Apabila dalam pendakian melibatkan massa atau kelompok, rasa seperti itu akan mengganggu. Maka dalam bahasa kami, alangkah baiknya apabila menjadi Pendaki Syariah , yang aman dan menentramkan sesama pendaki.

Ada yang anggota tim yang lemah dan ada yang kuat. Sering terjadi bencana kecelakaan dan tersesat adalah disaat tim terpisah - pisah dan terpencar. Nah disini “keapatisan” kita di uji. Jika kita berada di posisi yang kuat maka kita akan terganggu dengan gerak rekan kita yang lemah, kita akan merasa gerak rekan kita itu hanya menghambat, merepotkan, maka kita akan mengambil sikap untuk meninggalkannya. Atau jika kita kita berada diposisi yang lemah, maka kita akan manja, menonjolkan kelemahan kita, dan tidak mau mengimbangi gerak tim. Disinilah semua di uji. Jika sikap sikap itu tidak dikendalikan, maka bisa membahayakan jiwa masing - masing.

Andai kita bertugas menjadi leader pemandu gunung, apabila dibawah masih ada kawan yang tidak kuat lagi mendaki, maka hal itu tidak mudah, karena kita akan bersitegang dengan hati dan rasa. Kita telah sampai puncak, sementara kawan belum. Apakah kita rela mengorbankan impian kita menapak puncak tinggi demi kawan yang telah tidak mampu menjaga raga hingga puncak gunung? Keegoisan kita di uji. Selain itu kemampuan manajerial baik fisik, logistik, waktu dan bahkan stress di uji ketika naik gunung. Semakin banyak pengalaman kita di gunung maka tingkat manajerial itu akan sangat terasah dan bisa kita bawa ke kehidupan kita sehari - hari.

Sifat asli manusia pendaki akan terlihat dan sifat tersebut relatif sama dengan saat dalam kehidupan sehari - hari. Intinya dalam pendakian gunung, sifat yang negatif bisa dirubah menjadi positif, karena pendakian gunung membutuhkan kerjasama dan hal tersebut bagus dalam membentuk karakter yang baik. Mengapa tidak kita ubah sekarang sifat asli yang negatif dari kita? 

sumber : http://www.belantaraindonesia.org/2011/08/sifat-asli-manusia-pendaki.html


MENDAKI GUNUNG SAMA DENGAN PEZIARAHAN HIDUP


Mendaki gunung bukanlah sekedar naik dan turun gunung.
Mendaki gunung membutuhkan modal fisik dan mental. Keduanya tergantung dari jarak, karakteristik gunung dan lamanya pendakian. Modal tersebut juga terpengaruh sebab oleh lokasi gunung baik di dalam maupun luar negeri.
Dalam dunia bisnis modal bisa disebut sebagai investasi dengan perhitungan manfaat, keuntungan materi dan nonmateri dapat menghasilkan suatu kepuasan tersendiri yang disebut Profit.
Secara umum manfaat mendaki gunung adalah demi kesehatan fisik dan kekuatan mental sejalan dengan kalimat pepatah dibalik badan yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Beberapa orang awam mungkin hanya mengetahui manfaat gunung sebagai sarana memupuk kecintaan pada lingkungan hidup. Namun banyak diantara kita tidak sadar akan pentingnya mendaki. Berikut ini adalah beberapa contoh profit mendaki, antara lain adalah:
a.  Mengajarkan dasar-dasar kerjasama tim (teamwork) dan solidaritas, karena pada dasarnya kegiatan mendaki gunung pasti melibatkan beberapa orang. Andai saja mereka tidak kompak, sulit rasanya membayangkan bahwa tujuan pendakian akan tercapai, paling tidak dengan adanya teamwork yang solid insiden negative bisa diminimalisir.
b. Menumbuhkan kepekaan sosial, minimal dapat menyelami kehidupan sosial masyarakat desa di lereng-lereng gunung yang notabene jauh dari jangkuan keramaian kota. Mungkin dari sinilah timbul kegiatan-kegiatan bakti sosial yang ditujukan untuk membantu penduduk desa di lereng-lereng gunung. Banyak mantan pendaki yang akhirnya juga berkecimpung di dunia Community Development (Pemberdayaan Masyarakat) setelah mereka berkecimpung lama dengan masyarakat desa lereng gunung.
c. Mengembangkan mental tangguh dan berani mengambil keputusan. Kadang-kadang nekad bukan berarti tanpa perhitungan, tapi justru ketika timbul keraguan dalam menjalankan suatu keputusan, maka dibutuhkan kenekadan untuk mengeksekusi. Mendaki gunung ibarat sebuah perziarahan hidup, sekali kita melangkahkan kaki demi tujuan tertentu, kita pantang untuk mundur sebelum tujuan kita tercapai. Kemudian dapat merefleksikan bagaimana perjalanan hidup kita, ada susah, senang, berliku, terjal bahkan terjatuh.
d. Membuka lapangan kerja bagi produsen-produsen peralatan pendakian. Yang satu ini tak diragukan lagi kebenaran faktanya, coba saja bayangkan, produsen tali kernmantel, sudah susah-susah bikin pakai ISO 9002 lagi, berhubung kegiatan mendaki gunung tidak ada, akhirnya cuman buat tali jemuran atau tali sumur. Ada banyak cerita sukses kewirausahaan yang juga dapat ide setelah ikut kegiatan naik gunung, misalnya: jadi produsen tas ransel dengan bikin merek sendiri, dll.
e. Se-ide dengan poin (d.) bahkan produsen barang-barang elektronik juga terkena imbasnya, misalnya: produsen kamera digital, peralatan GPS, dll.
f. Membuka peluang usaha warung, home stay dan porter di desa-desa lereng gunung. Yang satu ini bisa juga disebut pemerataan peluang ekonomi yang juga mendukung sector pariwisata.
g. Sebagai ajang promosi atau penggalangan dana sosial. Ada banyak cerita yang bisa dibaca darinya, kita ambil contoh saja misalnya: suatu yayasan mengadakan kegiatan pendakian ke gunung tertentu dimana hasil dari sponsorship disumbangkan untuk membantu suatu kegiatan social.
h. Dan masih banyak lagi contoh lain yang bisa kita browsing lewat internet.
So, setelah membaca serta menelaah uraian sederhana diatas, ternyata ada manfaat yang bersifat langsung dan tidak langsung. Kalau begitu, kira-kira kedua jenis manfaat tersebut sebanding nggak ya.. dengan biaya yang telah kita keluarkan? Kira-kira naik gunung masihkah hanya bermanfaat sebatas kegiatan olahraga saja?
Mendaki memang melelahkan, tetapi banyak sekali keuntungannya.

ALAM MEMBENTUK JATI DIRI KITA…
Mungkin beberapa di antara kita dalam kesehariannya biasa dibuai dan dimanja dengan berbagai macam pelayanan dan fasilitas yang ada. Ibu menyiapkan masakan dan pakaian untuk kita, dan ayah mencari nafkah, sedangkan kita tinggal menerima dan menikmati pelayanan itu. Namun ketika kita berada dalam hutan belantara, kondisinya bisa berputar seratus delapan puluh derajat. Kita dituntut mandiri dan cekatan, tidak ada pelayan selain diri kita sendiri. Demi tujuan kita, kita tidak bisa menyandarkan diri atau bergantung pada orang lain. Dalam pendakian dapat terlihat jelas karakter asli dari sang pendaki, mana yang mementingkan diri sendiri, ceroboh, penakut, manja, pemalas, bermental tangguh dan mana yang bermental lembut. Semua tipe asli pribadi orang dapat terlihat jelas ketika ia hidup dalam tekanan yang besar, begitu juga dalam pendakian. Dimana kondisinya jauh dari peradaban, tidak ada penolong selain diri kita dan tim. Itulah sebabnya kerjasama tim sangat diperlukan dalam pendakian demi tercapainya tujuan mendaki, yaitu suskes menuju puncak. Kesuksesan dalam pendakian dapat disamakan arti dengan sukses dalam kehidupan. Dimana demi tujuan kita banyak aral rintangan yang menghadang menuntut kesabaran dan ketahanan mental memecahkan permasalahan. Tidak ada kesuksesan tanpa jarih payah, bahkan harus dengan keringat, darah dan air mata.(GIE)
sumber : http://itoycaballero.wordpress.com/2009/12/25/mendaki-gunungpeziarahan-hidup/



asal kita percaya.

Seberapa besar rasa percaya kita kepada Sang Pencipta, sehingga mampu membuat kita "memotong tali pengait" saat kita tergantung terbalik? Seberapa besar rasa percaya kita kepada Sang Pencipta, hingga kita mau menyerahkan semua yang ada dalam diri kita kepada-Nya?

Karena percaya adanya di dalam hati, maka tanamkan terus hal itu dalam kalbumu. Karena rasa percaya tersimpan dalam hati,maka penuhilah nuranimu dengan kekuatan itu.Percayalah, akan ada petunjuk-petunjuk Sang Pencipta dalam setiap langkah kita menapaki jalan kehidupan ini. Carilah, gali, dan temukan rasa percaya itu dalam hatimu. Sebab, saat kita telah percaya, maka petunjuk itu akan datang dengan tanpa disangka.

sumber:http://renungan-harian-kita.blogspot.com/2007/08/pendaki-gunung.html 

Diposting oleh SINKCRUN di 05.50 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda
Langganan: Komentar (Atom)
Copyright: Blog Trik dan Tips - http://blogtrikdantips.blogspot.com/2012/03/cara-pasang-lagu-di-blog.html#ixzz2CjxaqOAp Tolong sertakan link ini jika mengkopi artikel diatas. Terima kasih

KATA BIJAK

"Kita tidak akan pernah disebut bodoh ketika kita masih menyadari diri kita bodoh, sebaliknya, kita akan menjadi orang yang benar-benar bodoh ”persis” di titik pada saat kita merasa diri kita bukan orang bodoh". (catatan: saya menulis artikel bukan karena saya merasa bukan orang bodoh, tetapi justru karena saya merasa diri saya masih bodoh :) bagi saya menulis adalah bagian dari pembelajaran).

Dari Haritsa bin Wahab: Aku mendengar Rasulullah berkata, “Keluarkanlah sedekah sebab akan datang suatu masa dalam hidup manusia dimana ketika seseorang keluar dengan sedekahnya dari satu tempat ke tempat lain tetapi ia tidak menemukan seorang pun untuk menerimanya.”

Dari Abu Dzarr r.a. berkata, "Rasullulah SAW berkata kepadaku, "Janganlah sekali-kali engkau meremehkan suatu perbuatan baik walaupun hanya menyambut saudaramu dengan muka yang manis" (HR. Muslim)

Dari Abu Hurairah r.a. dari Nabi SAW, Beliau bersabda,"Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia selalu berkata baik atau hendaklah ia diam" (HR. Bukhari-Muslim)

Dari Hudzaifah r.a. berkata, Rasullulah SAW bersabda," Orang yang suka mengadu domba tidak akan masuk surga" (HR Bukhari Muslim)

Dari Ibnu Umar r.a. berkata, Nabi SAW bersabda, "Sejahat-jahatnya dusta adalah bila seseorang mengaku kedua matanya melihat apa yang tidak dilihatnya" (HR Bukhari-Muslim)

Dari Abu Hurairah r.a. bahwasannya Nabi SAW bersabda, "Jauhilah oleh semua sifat dengki/iri hati itu, karena sesungguhnya sifat dengki itu bisa menghabiskan amal-amal kebaikan sebagaimana apai menghabiskan kayu bakar " (HR Abu Dawud)

Orang yang bakhil itu tidak akan terlepas daripada salah satu daripada 4 sifat yang membinasakan iaitu: Ia akan mati dan hartanya akan diambil oleh warisnya, lalu dibelanjakan bukan pada tempatnya atau; hartanya akan diambil secara paksa oleh penguasa yang zalim atau; hartanya menjadi rebutan orang-orang jahat dan akan dipergunakan untuk kejahatan pula atau; adakalanya harta itu akan dicuri dan dipergunakan secara berfoya-foya pada jalan yang tidak berguna (Sayidina Abu Bakar)

Jika tidak karena takut dihisab, sesungguhnya aku akan perintahkan membawa seekor kambing, kemudian dipanggang untuk kami di depan pembakar roti. (Sayidina Umar bin Khattab)

Barangsiapa takut kepada Allah SWT nescaya tidak akan dapat dilihat kemarahannya. Dan barangsiapa takut pada Allah, tidak sia-sia apa yang dia kehendaki. (Sayidina Umar bin Khattab)

Wahai Tuhan, janganlah Engkau jadikan kebinasaan umat Muhammad SAW di atas tanganku. Wahai Tuhanku, umurku telah lanjut dan kekuatanku telah lemah. Maka genggamkan (matikan) aku untukMu bukan untuk manusia. (Sayidina Umar bin Khattab)

-Orang yang banyak ketawa itu kurang wibawanya -Orang yang suka menghina orang lain, dia juga akan dihina -Orang yang menyintai akhirat, dunia pasti menyertainya -Barangsiapa menjaga kehormatan orang lain, pasti kehormatan dirinya akan terjaga (Sayidina Umar bin Khattab)

Cukuplah bila aku merasa mulia karena Engkau sebagai Tuhan bagiku dan cukuplah bila aku bangga bahawa aku menjadi hamba bagiMu. Engkau bagiku sebagaimana yang aku cintai, maka berilah aku taufik sebagaimana yang Engkau cintai. (Sayidina Ali Karamallahu Wajhah)

Hendaklah kamu lebih memperhatikan tentang bagaimana amalan itu diterima daripada banyak beramal, kerana sesungguhnya terlalu sedikit amalan yang disertai takwa. Bagaimanakah amalan itu hendak diterima? (Sayidina Ali Karamallahu Wajhah)

Janganlah seseorang hamba itu mengharap selain kepada Tuhannya dan janganlah dia takut selain kepada dosanya. (Sayidina Ali Karamallahu Wajhah)

Tidak ada kebaikan ibadah yang tidak ada ilmunya dan tidak ada kebaikan ilmu yang tidak difahami dan tidak ada kebaikan bacaan kalau tidak ada perhatian untuknya. (Sayidina Ali Karamallahu Wajhah)

Takutlah kamu akan perbuatan dosa di saat sendirian, di saat inilah saksimu adalah juga hakimmu. (Khalifah 'Ali)

-Tiada solat yang sempurna tanpa jiwa yang khusyu' -Tiada puasa yang sempurna tanpa mencegah diri daripada perbuatan yang sia-sia -Tiada kebaikan bagi pembaca al-Qur'an tanpa mengambil pangajaran daripadanya -Tiada kebaikan bagi orang yang berilmu tanpa memiliki sifat wara' -Tiada kebaikan mengambil teman tanpa saling sayang-menyayangi -Nikmat yang paling baik ialah nikmat yang kekal dimiliki -Doa yang paling sempurna ialah doa yang dilandasi keikhlasan -Barangsiapa yang banyak bicara, maka banyak pula salahnya, siapa yang banyak salahnya, maka hilanglah harga dirinya, siapa yang hilang harga dirinya, bererti dia tidak wara', sedang orang yang tidak wara' itu bererti hatinya mati (Sayidina Ali Karamallahu Wajhah)

Dia berkata kepada para sahabat,"Sesungguhnya aku telah mengatur urusan kamu, tetapi aku bukanlah org yg paling baik di kalangan kamu maka berilah pertolongan kepadaku. Kalau aku bertindak lurus maka ikutilah aku tetapi kalau aku menyeleweng maka betulkan aku!" (Sayidina Abu Bakar)

Blog Tetangga

  • Five.Net
    Logo Baru dan Bulan Promo
    14 tahun yang lalu
  • agungsujatmiko
    LPI Perjuangkan Irfan & Kim Masuk Timnas
    15 tahun yang lalu

Pengikut

Arsip Blog

  • ►  2015 (1)
    • ►  Desember (1)
  • ►  2012 (3)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Februari (1)
  • ▼  2011 (8)
    • ▼  Oktober (1)
      • SALAM RIMBA INDONESIA
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (1)
    • ►  Januari (3)

Entri Populer

  • (tanpa judul)
    Kawan-kawan Sinkcrun mao tur lagi nih, sekitar bulan juli 2011. kalo yang mao ikut daftarkan diri segera ya....
  • SALAM RIMBA INDONESIA
    SIFAT ASLI MANUSIA PENDAKI   Sifat asli manusia pendaki akan mudah dikenali saat mendaki tingginya gunung. Apabila pendakian gunu...
  • Touring Perdana Jaket Club Sinkcrun
                                                                    Setelah sukses dalam pembuatan jaketnya yang pertama, club ini sukses p...

Kontributor

  • SINKCRUN
  • SiNkcRun

SINKCRUN MEMBER

    • Agung Z Micko
      Jakarta, Indonesia
    • Subhan Ambari
      SMK bina dharma dki
    • Van Thomvel
      SD Negeri 01 Rawasari
    • Denny Atmajaya
    • Eka Affrika
      BSI ( BINA SARANA INFORMATIKA )
    • Ilma Gates
      Pancasila university
    • Yas Fadil Umar
      Creative Designer di Tika Utama Adv
    • Yayan Andianto
    • -Agus Rws-
    • Anto Baret
      Bekerja di PT. Nganggur maju motor
    • Putra Rahmatullah
      Team Leader di Coffee In J
    • Muhammad Anwar
    • Donke Nasrah
      FT UMJ
    • Muhammad Alfath
    • Fajar Masih Disini
      Bekerja di Robinson Export & Import
    • Idhon Deffy Romdhoni
      Anggota di PT.Bina Cakra Persada
    • Agus Wibawa Masemase
      Solo, Indonesia
    • Rachmathidayat Aslah
    • Agung Febyan
      Sma13 jakarta
    • Achunk Okz
    • Virgo Ncek
      Jakarta, Indonesia
    • Disini Fajar
      Admin di Robinson Export & Import
    • Poenya Memell
      SMKN 14 Jakarta Pusat
    • Ugie Likemomo
      Bekerja di PT. Faveo Entertainment
    • Yoggi Rachmana Hamdani
      Jakarta, Indonesia
    • Thinie Love
      Bina Sarana Informatika
    • Reza Seftiansyah
      SENIOR HIGH SCHOOL OF TOURISM
    • Pickmon Ndutz
      Jakarta, Indonesia
    • Bachtiar Ibrahim
      Staff Adm di Kantor Notaris dan PPAT
    • Memo BiLi
      Jakarta, Indonesia
    • Chaerul Rizky Aslah
    • Susilo Mahargyo
      Taman Siswa
    • Muson Fadhilah
      Stm 8 cp
    • Rhiena Romdhoni Idhon
      Jakarta, Indonesia
    • Fajar Wicaksono
    • Pachi Pachinkho
    • Leelix Ecko Supriyanto
      Bekerja di PT. Bank Danamon Indonesia, Tbk
    • Yannkhaizan Muhammad
      Smk satya bakti 1
    • Fandi Maulana
      STEI Indonesia
    • Muhammad Nur Azi Baiin
      Sma negri ragunan
    • Moh Edi Mutaqien
      Bina Sarana Informatika Jakarta
    • Muhammad Khaidhir
      Bekerja di PT. Artha Arsa Group
    • Ppandii Rhamadand
      Jakarta, Indonesia
    • Fandi Luigano
      STEI Rawamangun
    • Frista Rahmatullah Riris
      Jakarta, Indonesia
    • Arief Gerihaw Pamungkaz
      Jakarta, Indonesia
    • Ir Rengganis
    • Ayunk Qupak
    • Syndi Natalia Butar-butar
      National University of Jakarta
    • Saiful Nugraha Bennita
      SMA Negeri 13 Tangerang
    • Hendro Santoso
    • Hans Sinata
      STEI Jakarta
    • Taufan Akbar Ardiansyah
    • Sigit Purnomo Sudirjo
      Kurir di Pt lelang
    • Rhiena Romdhoni Idhon
      Smk rahayu mulyo

Adventure

Adventure
--Minal Aidin Walfaidzin - mohon maaf lahir dan batin "Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1433 H" (http://sinkcrun.blogspot.com/)--
www.sinkcrun.blogspot.com. Tema Kelembutan. Diberdayakan oleh Blogger.

Menurut teman-teman kapan enaknya kita ngadain touring lagi?